Berikut rangkuman kuliah singkat saya tentang Update Baru Placenta Previa di twitter (@dr_aldi18), semoga bermafaat.
Jadi placenta previa #PP adalah kondisi dimana letak plasenta abnormal, di bawah dekat mulut rahim.
Normalnya, letak placenta di atas/di puncak rahim, di dalam rahim. #PP
Fungsi placenta (ari-ari), adalah untuk memberi supply nutrisi kepada janin. #PP
Faktor2 risiko ibu bisa mengalami plasenta previa: riwayat #PP pada hamil sebelumnya, riwayat SC sebelumnya, riwayat operasi rahim sblmnya, perokok, pemakai obat terlarang, hamil kembar atau lebih. #PP
Apa pengaruh placenta previa? #PP
Jika didapat #PP pada Trimester ketiga (> 28 minggu), maka ada risiko menyebabkan perdarahan karena lepasnya plasenta dari rahim.
Perdarahan pada #PP bisa berjumlah banyak, sehingga bisa menyebabkan berbagai komplikasi.
Akibat pedarahan, maka harus dilakukan operasi sesar segera untuk menyelamatkan janin dan ibu. #PP
Jika perdarahan dibiarkan terus menerus tentu mengancam keselamatan ibu dan janin, karena itu operasi sesar segera dikerjakan. #PP
Komplikasinya: sering lahir bayi prematur dgn segala dampaknya, gangguan nafas, infeksi, gangguan organ, sampai kematian. #PP
Kl pada ibu tentu saja komplikasi #PP adalah perdarahan, menyebabkan kekurangan darah, dan jika berlebihan bisa kematian.
Gambaran placenta previa dan placenta normal. #PP
Biasanya plasenta sudah terlihat dari USG saat awal kehamilan. Jika saat ini letak plasenta di bawah, jgn khwatir, karena pada perjalanan kehamilan masih mungkin lokasi plasenta "bergeser" ke atas. #PP
Sebenarnya bukan plasenta yg "bergerak", namun krn rahim yang terus membesar maka seakan2 plasenta berpindah posisi. #PP
Biasanya gejala2 #PP adalah perdarahan/flek2 dari vagina/kemaluan, pada akhir trimester dua atau trimester 3.
Kejadian #PP berkisar 1 diantara 200 kehamilan/persalinan.
Jika terjadi flek2 pada trimester 2 atau 3, maka mesti cek dokter obgyn untuk USG, adakah kemungkinan #PP
Jika memang terdiagnosa #PP, maka ibu disarankan bed rest total di rumah/RS, aktivitas ringan, cuti kerja, tidak berhubungan dgn suami.
Jika berat bayi sudah cukup, maka persalinan dilakukan secara operasi sesar, krn pada #PP plasenta menutupi jalan lahir.
Pada #PP plasenta menutupi jalan lahir, sehingga tidak bisa melahirkan secara spontan/normal.
Meskipun plasenta hanya menutupi sebagian mulut rahim, seb besar tetap dilakukan SC krn risiko perdarahan hebat saat mulut rahim terbuka.
Jika ibu dgn #PP dgn bayi masih prematur terjadi perdarahan, maka ada beberapa pilihan yg bisa diambil.
Jika perdarahan aktif dan banyak, maka berapapun usia kehamilannya kehamilan harus diakhiri dgn operasi sesar/ SC #PP
Jika bayi prematur, terjadi perdarahan krn #PP, namun tidak aktif/berhenti, ibu bisa dirawat di RS sampai bayi cukup beratnya.
Harus dirawat di RS terus krn jika sewaktu2 terjadi perdarahan bisa segera dilakukan penanganan. #PP
Saat perawatan pada kondisi hamil muda, dokter akan memberikan obat untuk mematangkan paru bayi. #PP
Demikian kultwit singkat ttg Update Baru Placenta Previa #PP, mohon bantu RT ya tweeps, biar makin banyak yang mendapat informasi. Thank you..
dr. Aldika Akbar SpOG
Dokter Kebidanan dan Kandungan
RS UNAIR
National Hospital
Surabaya




0 comments:
Post a Comment