Ada satu kejadian hari ini yang sebenarnya bisa dikategorikan biasa saja (buat sebagian orang) namun entah mengapa membuat saya terus "kepikiran" dan membekas di hati saya.
Ceritanya begini, tadi pagi seperti biasa saya menjalani hari-hari dengan kesibukan di rumah sakit. Nah tiap pagi selalu ada kesempatan untuk berinteraksi dengan pasien dan keluarganya. Melihat kondisi pasien, memberikan rencana pengobatan, memberikan dorongan dan motivasi.
Setelah kegiatan rutin memeriksa pasien, saya bertemu dengan salah seorang pekerja di ruangan tersebut yang sudah saya kenal dengan sangat baik. Ibu ini sudah tua, pekerja dengan penghasilan kecil, mungkin dalam waktu beberapa tahun lagi sudah pensiun.
Ibu ini (saya sebut saja dengan A) menyapa saya, beramah tamah, dan secara bergurau meminta "sangu". Sangu itu adalah istilah bahasa jawa untuk "Uang" (uang sekadarnya),namun tanpa berpikir panjang saya menolaknya. Hal yang belum pernah saya lakukan sebelumnya. Ada perasaan berat yang tidak tahu darimana munculnya membuat saya menolak permintaan ibu A tersebut.
Setelah semua kegiatan saya selesai hari ini, saya tidak bisa melupakan kejadian itu. Banyak hal yang melintas dalam pikiran saya.
Tindakan tadi bisa dibilang saya membuang dan menyia2kan kesempatan untuk berbuat baik. Memberi sesuatu untuk orang lain (sedekah) adalah hal yang sangat dianjurkan dan diperintahkan oleh Alloh SWT dan Rasulullah. Sedekah diibaratkan kita berdagang dengan Alloh, dimana ini adalah perdagangan yang tidak akan pernah merugi. Karena tiap sedekah yang kita keluarkan akan dibalas minimal 10x lipat - 700x lipat - tidak terhingga.
Kedua, saya menjadi sangat sedih karena saya tidak bisa menjadi hamba yang bersyukur. Saya jadi ingat betapa banyak nikmat yang telah Alloh berikan kepada saya. Buanyaaaak bgt dan tak terhitung. Bahkan dalam bulan ini saja keajaiban2 dan rezeki2 yang sangat besar sudah saya terima tapi mengeluarkan sediki saja untuk orang lain tidak mau.
Rasa bersalah muncul dalam hati.
Dan karena itu saya akan mencari ibu A tersebut esok untuk memberikan sesuatu yang memang haknya. Karena itu saya telah MENUNDA KEBAIKAN.
Kita tidak punya apa2, semua yg kita miliki hanya titipan Alloh SWT, tugas kita hanya menyalurkannya. Dan jika kita bersyukur atas nikmat ALLOH pasti Alloh tambahkan berlipat2 ganda kenikmatan itu.
Menjadi peringatan buat semua: jangan pernah menolak siapapun yang meminta pada anda. TIdak ada yang tahu mungkin dengan penolakan itu Alloh menjadi marah pada anda dan mencabut kenikmatan harta yg selama ini anda miliki.
Semoga bisa menjadi pelajaran. Jangan pernah MENUNDA KEBAIKAN, siapa tahu itulah kebaikan terakhir yang bisa anda kerjakan di dunia....
0 comments:
Post a Comment